Minggu, 19 Januari 2020

Futsal adalah permainan bola dengan kaki yang dimainkan oleh dua tim yang berisi lima orang. Permainan ini hampir sama seperti sepak bola namun futsal lebih banyak peraturan seperti kickin tidak lebih dari tiga detik, tidak boleh mengoper bola ke kiper sebelum bola melewati garis tengah, kiper tidak boleh memegang bola terlalu lama, dan masih banyak  lagi. Permainan ini pun lebih melelahkan. Dalam futsal terdapat empat posisi, yaitu kiper, anchor (belakang), flank (sayap), dan pivot (depan). Tiap posisi tersebut memiliki tugas atau fungsinya masing–masing yang perlu kamu ketahui.
Kenali 4 posisi dalam futsal yang sesuai gaya bermainmu

Bagaimana cara bermainmu? Apakah kamu tipe bertahan, memiliki sprint dan shooting yang keras, atau kamu memiliki body balance yang kuat atau jika dalam futsal disebut “menembok”. Ciri-ciri di atas dapat menyimpulkan posisi bermain yang cocok buatmu dalam futsal. Kekuatan kaki juga berpengaruh pada posisi jika kamu bermain di posisi flank. Berikut ini adalah empat posisi yang dimaksudkan.
1. Kiper.
Kiper harus memiliki keberanian untuk menghadapi bola bola keras. Biasanya dalam futsal penendang memiliki kekuatan untuk memasukkan bola sehingga tendangan mereka keras sekali, meskipun ada juga penendang yang mengutamakan akurasi dibanding power. Lalu cobalah belajar “split” atau melebarkan kaki ke kanan dan ke kiri. Cara ini sangat berguna untuk mengantisipasi bola datar ke kanan dan ke kiri.
2. Anchor.
Pemain belakang atau pemain bertahan terakhir sebelum kiper ini harus piawai dengan bola. Pada posisi ini pemain harus kuat dalam bertahan, kreatif dalam menjaga tempo permainan, dan juga berfungsi sebagai awalan penyerangan dalam tim. Jika kamu memiliki ciri-ciri seperti itu maka kamu cocok bermain di posisi anchor.
3. Flank.
Pemain yang berposisi di sayap ini identik sebagai pemain kunci karena pergerakannya yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Mereka piawai dalam penyerangan menyisir dari sayap dan memberikan umpan serta bisa juga menjadi penyelesaian akhir. Namun dalam era futsal modern flank tidak hanya piawai dalam menyerang, tapi juga harus bisa bertahan dengan baik.
Biasanya para flank memiliki kecepatan lebih daripada teman setimnya karena dia harus maju menyerang dan mundur bertahan. Pemain dengan kaki kiri berada di flank kiri. Begitu pula dengan kaki kanan di flank kanan. Jika tidak ada maka dibuat seenak tim kamu saja.
4. Pivot.
Posisi pemain ini berada di lini depan. Ibaratnya sebagai penyerang murni. Pivot memiliki tugas untuk menjebol gawang lawan dan juga membuka peluang rekannya mencetak gol. Seperti yang tadi saya sebutkan, dia menjadi pemantul atau penembok makanya harus memiliki body balance yang kuat. Di era futsal modern dirinya juga menjadi pemain bertahan paling pertama, seperti dilansir dari Bolalob.com.
Inti dari permainan ini dan olahraga tim apa pun adalah kerja sama. Jika tidak ada kerja sama maka hasil maksimal sulit dicapai walaupun pasti ada saja teman satu tim kamu yang memiliki skill tinggi dan ingin memamerkan skill tersebut pada teman yang lain. Selain itu stamina harus kuat karena futsal sangat melelahkan sebab pergerakannya cepat.
Jika cara bermainmu cocok dengan posisi yang dimainkan, dijamin permainanmu akan maksimal. Dengarkan instuksi pelatih, bermain dengan hati, pahami peraturan yang ada, keluarkan semua kemampuan, dan tekuni kegiatan yang kamu sukai. Karena dengan banyaknya jam terbang dan pengalaman permainanmu akan lebih baik dan menarik.

Oleh: Muhammad Salman Al Fattah /Universitas Yarsi
Source

LATIHAN FISIK UNTUK KIPER FUTSAL

Kiper merupakan posisi yang sangat sentral yang akan menjadi salah satu penentu keberhasilan sebuah tim untuk meraih kejuaraan di ajang tertentu. Maka dari itu, anda harus melakukan beragam latihan fisik kiper futsal sehingga anda akan menjadi salah satu kiper futsal terbaik yang ada di tempat anda atau bahkan bisa menjadi kiper futsal terkenal di Indonesia atau bahkan dunia.
Selain itu, latihan fisik yang akan kami jelaskan di bawah ini juga merupakan sebuah cara menjadi kiper futsal agar tidak kebobolan karena seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwasanya kiper menjadi salah satu pemain penting untuk meraih sebuah kejuaraan.
1. Latihan meninju bola datang
Salah satu latihan fisik yang dilakukan terhadap kiper futsal maupun kiper sepakbola kesebelasan adalah latihan untuk meninju bola datang. Seorang kiper harus selalu berjaga dan siap setiap saat mana kala ia harus mengahadi sepakan atau tendangan dari pemain lawan, dan tidak semua tendangan mampu dan harus ditangkap, melainkan lebih baik untuk ditepis.
Maka dari itu, seorang kiper futsal harus memiliki kemampuan untuk menepis bola yang datang dengan cara sering-sering melakukan latihan meninju seperti halnya petarung yang sedang berlatih. Latihan fisik yang satu ini dipercaya akan membuat pukulan atau tinjuan anda menjadi lebih keras sehingga ketika nanti anda menghadapi bola yang harus anda tepis, maka anda bisa menepis dan membuang jauh bola tersebut dari pertahanan anda.
Namun sebelum anda melakukan latihan ini, seperti halnya sebelum melakukan teknik dasar permainan sepak bola atau teknik futsal, anda harus melakukan pemanasan terlebih dahulu agar supaya tidak mengalami kejadian atau hal-hal yang tidak diinginkan.
2. Meninju bola rendah
Selain harus memiliki kemampuan untuk meninju bola datang, kiper futsal juga harus ahli di dalam meninju bola rendah yang mana tidak sering kiper futsal malah kebobolan dengan tendangan rendah karena ia kurang latihan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Seperti yang kita tahu bola rendah yang mengarah ke tiang jauh menjadi salah satu problem atau masalah yang dihadapi setiap kiper futsal atau kiper dalam permainan sepakbola kesebelasan. Jika seorang kiper tersebut lengah sedikit saja terhadap bola rendah, maka bukan tidak gawangnya akan mudah dibobol.
Maka dari itu, kiper tersebut harus sering melakukan latihan fisik untuk mengantisipasi bola rendah yang mengarah ke gawangnya. Bagaimana caranya? Anda bisa melakukan latihan dengan meminta teman anda untuk melakukan tendangan bola rendah dan kemudian anda harus mampu untuk mengantisipasinya.
3. Meningkatkan kelincahan
Anda jangan mengira bahwa latihan kelincahan hanya dilakukan oleh para pemain yang berposisi selain kiper. Justru seorang kiper dituntut untuk memiliki keahlian di bidang kelincahan atau ketangkasan karena hal ini akan membuat kiper tersebut lebih refleks terhadap bola yang mengarah ke gawangnya.
Jika seorang kiper memiliki skill kelincahan yang tinggi, maka ia akan dengan mudah menghalau setiap bola yang mengarah ke gawangnya. Ada beberapa latihan yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kelincahan seperti misalnya:
  • Latihan lari bolak-balik
  • Latihan lari zig-zag
  • Latihan lari maju mundur, dan lain sebagainya.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Selain memiliki kemampuan berupa kelincahan, kiper futsal juga harus memiliki kondisi tubuh yang selalu prima sehingga seorang kiper perlu melakukan beberapa latihan fisik yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Beberapa latihan yang bisa dicoba untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah seperti cara melatih reflek kiper bola yakni dengan melakukan jogging, Push Up, Sit Up, dan lain sebagainya yang mana jika anda rutin dan tekun mengikuti atau melakukan teknik yang satu ini, maka anda kemungkinan bisa menjadi salah satu kiper Indonesia terbaik sepanjang masa.
5. Meningkatkan kelenturan
Latihan kelenturan juga dibutuhkan seorang kiper untuk menjadikannya tangguh di lapangan dan akan memiliki reflek yang bagus untuk menghalau setiap serangan lawan. Kiper yang memiliki kemampuan berupa kelenturan inilah yang akan membuatnya mampu menghalau bola yang mengarah ke tiang jauh yang mana tendangan bola seperti ini merupakan salah satu mimpi buruk yang dialami oleh setiap kiper.
Anda bisa melakukan beberapa cara untuk meningkatkan kelenturan seperti dengan melakukan streching, latihan service, maupun juga melakukan lari maju dan mundur. Lakukan cara ini secara rutin dan tekun agar supaya anda bisa menjadi salah satu kiper yang terkenal memiliki skill pada kelenturan dan reflek yang bagus.

LATIHAN FISIK FUTSAL

Tips Latihan Fisik Olahraga Futsal


1. Latihan Daya Tahan Tubuh



Daya tahan kardiovaskuler bisa dilatih dengan olahraga kardio seperti jogging,sprint,atau bahkan marathon dan olahraga lain yang dominannya memiliki nilai aerobic. Biasakan lakukan jogging selama 40 sampai 60 menit dengan variasi kecepatan. Latihan kardio ini memiliki manfaat untuk menambah tingkat daya tahan otot dan daya tahan kardiovaskuler. Jika sudah terbiasa berlatih kardio ini, next step yang perlu dilakukan adalah dengan menambah kecepatan, kualitas gerak dan intensitas, agar bisa berpengaruh pada proses stamina kalian. Hasil dari latihan kardio yaitu kalian akan memiliki kecepatan lari dan daya tahan tubuh yang stabil, konsisten, dan bertahan lebih lama pastinya.

2. Latihan Kekuatan




Latihan ini bisa berupa latihan beban atau weight training. Latihan beban sangatlah efektif untuk meningkatkan kekuatan tubuh kita. Pada latihan beban ini kalian wajib melakukan push up, back up, pull up, squatrush dan squat jump. Setelah itu lanjutkan dengan gunakan beban yang sebenarnya. Kalian direkomendasikan untuk tidak melakukan loncat ditempat yang permukaaannya keras karena dipastikan akan timbul cedera pada bagian tulang kering dan tungkai kalian.

3. Latihan Kecepatan




Kecepatan adalah salah satu faktor penting dalam dunia olahraga terutama pada olahraga futsal. Seorang pemain futsal diwajibkan untuk mampu bergerak cepat tanpa kehilangan keseimbangan karenan futsal dimainkan di lapangan kecil yang mewajibkan bola agar terus bergerak dengan cepat sehingga sulit direbut oleh pihak lawan. Lakukanlah Shuttle Run (lari bolak balik pada jarak 5 meter). TIngkatkan kualtias latihan dengan menambah rintangan dan beban. Sprint jarak pendek dengan intensitas tinggi juga merupakan cara efektif untuk tingkatkan kecepatanmu.

4. Latihan Kelenturan



Sebagai pemain futsal, kalian dituntut untuk lebih fleksibel supaya menunjang pemain bergerak lebih lincah untuk mengubah arah sekaligus berbalik badan tanpa terjadi cedera sendi dan cedera otot. Kalian bisa melakukan latihan kelenturan seperti mencium lutut, sikap lilin, dan gerakan kelenturan lainnya.

5. Menjaga Asupan Gizi


Yang terakhir adalah tentang asupan gizi tubuh kita. Mengapa? Agar energi tubuh tetap optimal disaat melakukan latihan fisik maupun saat pertandingan yang sebenarnya. Buatlah pola makan dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Penuhi makanan dengan kandungan karbohidrat,protein, dan jangan lupa suplai air mineral untuk merehidrasi cairan tubuh yang hilang. Makanan yang mengandung asupan protein tinggi bermanfaat untuk membantu perbaikan serat-serat otot yang rusak akibat berlatih. Protein ini bisa didapatkan dari daging tanpa lemak, kacang-kacangan yang diolah seperti tahu atau tempe. Yang terakhir adalah dengan beristirahat dengan cukup.
Nah itu dia informasi tentang Tips Latihan Fisik Olahaga Futsal yang bisa kalian coba khususnya para pemula futsal untuk mengatasi kelelahan fisik yang timbul. Dengan memiliki tubuh yang fisiknya kuat, dipastikan akan lebih percaya diri dan mantap dalam berlari ke gawang lawan ataupun lari bertahan menjaga pertahanan tim futsalmu! Selamat mencoba dan salam olahraga!

CARA MENENDANG DENGAN KERAS

Cara Menendang Bola Futsal dengan Keras


Teknik Bermain futsal hampir sama dengan teknik permainan sepak bola. Dimana dalam permainan futsal juga terdapat formasi bermain, kiper, gawang, bola dan juga gol. Bisa dibilang futsal adalah sepak bola versi mini. Salah satu teknik futsal dasar  adalah menendang, hampir sama dengan sepak bola. Menendang merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain futsal, penting digunakan saat melakukan operan atau passing maupun melakukan tendangan ke gawang atau shooting. Dalam Artikel kali ini  akan dibahas mengenai teknik menendang (shooting) dengan keras.
Shooting sendiri adalah salah satu teknik dasar permainan futsal dimana seorang pemain akan melakukan tendangan langsung ke arah gawang lawan dengan tujuan untuk mencetak sebuah gol. Dalam teknik melakukan shooting, kebanyakan akan dilakukan oleh pemain yang berada di posisi depan. Dimana mereka akan mendapatkan umpan atau operan dari kawan untuk melakukan shooting ke arah gawang lawan.
Untuk menendang dengan keras, anda sebaiknya mengetahui teknik dasar menendang, dan juga menggunakan kaki yang tepat ketika melakukan tendangan, karena dalam menendang bola tidak selalu dalam posisi diam. Untuk mendapatkan tendangan yang keras, selain menggunakan power dalam melakukan tendagan, juga diperlukan akurasi yang bagus, agar bola mengarah ke gawang dengan baik. Untuk itu simak yuk cara menendang bola futsal dengan keras berikut ini.
Menendang dengan menggunakan punggung kaki
Tidak jauh berbeda dengan teknik shooting sepak bola, menendang dengan menggunakan Punggung kaki sering digunakan pemain futsal untuk menghasilkan tendangan yang keras dan juga terarah. Namun, untuk bisa melakukanya dengan baik anda perlu berlatih dengan keras hingga menghasilkan tendangan yang keras dan dengan akurasi yang bagus. Dan juga, dalam melakukan tendangan menggunakan punggung kaki, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
  • Bola diposisikan didepan tubuh anda
  • Tempatkan kaki yang digunakan menumpu berada di samping bola dengan jari-jari dihadapkan kearah gawang
  • Ayunkan kaki yang dipakai untuk menendang ke belakang, kemudian ayunkan lagi kedepan dengan kuat untuk menghasilkan tendangan yang keras
  • Ketika sedang menendang, tubuh sedikit dicondongkan kedepan
  • Tendangan dengan menggunakan bagian tengah punggung kaki,mengarah ke target yang sudah anda incar.
  • Biarkan kaki yang digunakan untuk menendang tetap mengayun kedepan setelah bola ditendang
Menendang dengan menggunakan Ujung Kaki

Cara menendang dengan menggunakan ujung kaki atau yang biasa disebut dengan dicocol atau digajul merupakan tendangan yang biasa digunakan ketika pemain dalam kondisi terjepit atau tidak ada tempat untuk melakukan kuda-kuda. Tendangan ini sangat keras dan terarah jika anda melakukanya dengan baik. Untuk melakukakn tendangan menggunakan ujung kaki, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghasikan tendangan yang keras dan mempunyai akurasi yang tinggi. Dan berikut adalah hal dan cara menendang dengan menggunakan ujung kaki.

  • Bola diposisikan didepan tubuh anda
  • Tempatkan kaki yang digunakan menumpu berada sedikit dibelakang bola dengan jari-jari dihadapkan kearah gawang
  • Ayunkan kaki yang dipakai untuk menendang ke belakang, kemudian ayunkan lagi kedepan dengan kuat untuk menghasilkan tendangan yang keras
  • Lalu bola ditendang tepat pada bagian tengah bola dengan menggunakan ujung sepatu.
  • Biarkan kaki yang digunakan untuk menendang tetap mengayun kedepan setelah bola ditendang
Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam
Teknik menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam digunakan ketika posisi pemain  berada pada jarak dekat maupun jarak jauh dengan gawang. Dan juga menendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam juga menghasilkan tendangan yang terarah dan akurat. Untuk menendang bola dengan mnggunakan kaki bagian dalam terdapat beberapa tips diantaranya yaitu:
  • Posisikan bola di depan tubuh anda dan posisikan tubuh menghadap ke sasaran tendangan.
  • Tempatkan kaki yang digunakan untuk menumpu disamping bola dengan sedikit menekuk pada bagian lutut
  • Ayunkan kaki yang dipakai untuk menendang ke belakang, kemudian ayunkan lagi kedepan dengan kuat untuk menghasilkan tendangan yang keras
  • Lalu bola ditendang tepat pada bagian tengah bola dengan menggunakan kaki bagian dalam, dimana untuk menentukan akurasi anda bisa mengukur arah dari kaki anda sendiri dan juga jarak tendangan anda.
  • Setelah melakukan tendangan, Biarkan kaki yang digunakan untuk menendang tetap mengayun kedepan setelah bola ditendang
Menendang bola dengan menggunakan kaki bagian luar
Teknik menendang bola dengan menggunakan kaki bagian luar digunakan ketika posisi pemain  berada berlawanan dengan gawang. Dan juga menendang bola dengan menggunakan kaki bagian luar juga dapat mengecoh kiper lawan. Untuk menendang bola dengan mnggunakan kaki bagian luar  terdapat beberapa tips diantaranya yaitu:
  • Posisikan tubuh disamping bola
  • Tempatkan kaki yang digunakan untuk menumpu sejajar atau dibelakang bola
  • Ayunkan kaki yang dipakai untuk menendang ke belakang, kemudian ayunkan lagi kedepan dengan kuat untuk menghasilkan tendangan yang keras
  • Lalu bola ditendang dengan kaki bagian samping
  • Setelah melakukan tendangan, Biarkan kaki yang digunakan untuk menendang tetap mengayun kedepan setelah bola ditendang
Tendangan Voli ke depan
Tendangan voli merupakan tendangan dimana bola melayang dan tanpa anda mengontrolnya terlebih dahulu. Jadi anda harus bisa memprediksi ketika bola jatuh berada di kaki anda. Tendangan ini adalah dengan memanfaatkan peluang yang sedikit menjadi sebagai peluang yang menghasilkan goal, karena terkadang dalam kesempatan yang krusial di depan gawang anda tidak akan sempat untuk mengontrolnya, karena jika anda mengontrolnya, lawan akan keburu menutup dan merebut bola yang anda bawa. Untuk melakukan tendangan voli ke depan ada bebebapa tips yang perlu diperhatikan diantaranya yaitu:
  • Posisikan diri anda tepat dimana bola akan jatuh, seorang dengan posisi pemain sepak bola maupun futsal sebagai penyerang, dibutuhkan naluri dan juga predkisi yang baik dalam menetukan arah kemana bola pergi.
  • Ketika bola mendekat, lutut dinaikkan dan posisikan jari – jari kaki atau bagian ujung sepatu anda kebawah.
  • Jagalah agar kepala tetap menunduk dan fokus agar bola tidak melambung dengan tinggi.
  • Tendang dengan menggunakan ujung kaki dan juga julurkan kaki untuk lebih menambah tenaga agar tendangan lebih keras, posisikan ujung kaki tetap dibagian bawah hingga bola benar – benar terlepas dari kaki sehingga akurasi bola seusai dengan yang diinginkan.
  • Hampir sama dengan tendangan voli ke depan dimana bola melayang dan anda tidak mengontrolnya dahulu ketika menendangnya. Dalam teknik ini digunakan ketika bola melayang berada disamping atau yang biasa disebut denan teknik side on atau tendangan voli setengah putaran. Tendangan ini memerlukan fokus dan juga sangat sulit dilakukan. Dan jika berhasil menendang, biasanya akan menjadi tendangan yang indah dalam permainan futsal. Dan berikut adalah beberapa cara untuk melakukan tendangan bola samping untuk menghasilkan tendangan yang keras.
    • Tubuh dicondongkan menjauh dari bola
    • Kaki yang akan digunakan untuk menendang diayunkan keatas, disamping tubuh anda.
    • Tendang bola dengan menggunakan punggung kaki, sebisa mungkin tepat pada bagian atas bola agar tendangan tidak terlalu melambung keatas.
    • Lalu ikuti dengan gerakan mengayunkan kaki yang digunakan untuk menendang melewati badan.

CARA BERMAIN FUTSAL BAGI PEMULA

1. Pentingnya pemanasan



Dalam olahraga apapun, pemanasan sangatlah penting untuk dilakukan. Hal ini agar otot-otot Anda tidak kaku saat bermain futsal yang membutuhkan banyak gerakan, seperti berlari, mengumpan, dan menendang. Lakukan pemanasan seperti olahraga lainnya dengan waktu kurang lebih 5 menit. Ada baiknya fokus untuk bagian kaki karena itu yang akan sering digunakan dalam olahraga ini.

2. Jangan takut kuasai bola



Namanya bermain futsal pasti berkaitan dengan bola. Pasti bagi pemula ada yang takut menguasai bola dalam artian seperti dribling karena takut gagal. Hanya satu tips yang mujarab, yaitu jangan takut untuk kuasai bola. Jangan takut bola akan lari entah kemana karena namanya pemula pasti awalnya ga jago, tapi seiring waktu dengan banyaknya latihan dan bermain pasti akan dapat sentuhan bagaimana caranya dengan nyaman menguasai bola. Tapi, hal yang utama adalah jangan takut kuasai bola, jangan takut salah dan kehilangan bola.

3. Memberi umpan yang tepat dulu



Sama halnya dalam bermain bola, dalam bermain futsal pun mengumpan menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Bahkan mengumpan menjadi salah satu elemen penting saat bermain futsal. Bagi para pemula cobalah mengumpan dengan menggunakan kaki bagian dalam. Umpan yang baik adalah keras dan akurat, tapi sebagai awalnya usahakan untuk mengumpan tepat ke temanmu.





4. Tendang sekencang-kencangnya



Menendang adalah kemampuan yang wajib kamu punyai karena pada akhirnya futsal ditentukan oleh jumlah gol. Semakin banyak tim-mu mencetak gol semakin besar pula peluang untuk menang. Banyak teknik untuk menendang bola, mulai dari kaki bagian dalam, luar, dan juga ujung kaki atau dikenal dengan istilah concong. Bagi pemula cobalah terus menendang ke gawang lawan sekencang-kencangnta, entah mau menggunakan sisi kaki bagian mana yang penting usahakan untuk mengarah ke gawang. Seiring berlatih dan bermain secara rutin, kamu akan menemukan bagian mana yang tepat untuk kamu menendang bola.

5. Pahami tempo permainan



Futsal cenderung bermain sangat cepat dengan pergerakan bola dari kaki ke kaki dan juga pergerakan para pemainnya. Hal ini dikarenakan lapangannya yang kecil dan banyaknya pemain yang ada membuat kamu harus bermain dengan cepat untuk mencari ruang. Usahakan pula untuk tidak terlalu lama mendribble bola. Bagi para pemula mungkin kaget karena akan membuat stamina cepat letih. Ada baiknya bagi pemula bermain selama 5 menit pada awalnya untuk kemudian meningkat menjadi 10 menit jika sudah terbiasa. Bisa saja bagi pemula berdiam diri saat bermain, tapi itu akan menyulitkan rekan-rekan yang lainnya. Jadi, lebih baik bagi pemula untuk mengatur waktu dan stamina agar mampu beradaptasi dengan cepatnya irama permainan futsal.

6. Istirahat yang cukup



Bagi pemula ada baiknya tidak memporsir stamina dan juga jangan lupa untuk minum air putih. Disaat sudah mulai letih, segeralah istirahat dan minum air secukupnya. Jangan sampai karena futsal bukannya sehat, tapi malah sakit. Ikuti irama permainan dan lamanya waktu bermain seperti yang dijelaskan oleh poin 4. Selebihnya istirahat dan minum yang cukup, seiring waktu jika bermain rutin stamina akan menguat dan waktu bermain pun akan semakin lama.